Serah Terima Jabatan Dipimpin Oleh Kapolres Gianyar
11 Maret 2020
Kapolresta Deli Serdang Apresiasi Anggotanya
11 Maret 2020

APBDES Rampung 12 Desa Di KLU Segera Terima ADD, DD

Kabid Penataan Dan Adminstrasi Desa Atmaja Gumbara, M.Si Pada Kantor BPMD2KB Kab. Lombok Utara

Reading Time: 2 minutes

Kabid Penataan Dan Adminstrasi Desa Atmaja Gumbara, M.Si Pada Kantor BPMD2KB Kab. Lombok Utara

KLU, mediaputrabayangkara.com— Penyaluran Dana Desa (DD) terhadap Desa penerima syaratnya wajib menyelesaikan APBDES yang diatur dalam Peraturan Buapti (Perbup) terbaru pada tahun anggaran berjalan, hingga saat ini di KLU tercatat baru 12 Desa yang dinyatakan rampung APBDES dan selesai entry pada apliksi SISDKUDES dan akan terima DD dan ADD Sementara sisanya masih berperoses, hal ini diungkapkan Kepala Bidang penataan dan Administrasi Desa Atamaja Gumbara, M.Si pada kantor BMD2KB.

Hingga berita ini diturunkan 11/3/2020, penyaluran anggaran itu awalnya terkendala soal Peraturan Buapti (Perbub) Pemda KLU, namun pada Minggu awal bulan ini Perbub sudah ditetapkan. Dengan ditetapkannya perbup nomor 2 Tahun 2020 atas perubahan Perbup Tahun 2019, secara tegas dinyatakan Atmaja optimis penyaluran anggaran dana desa terhadap 33 Desa selesai, tegasnya

Selain awalnya terkendala Perbup, Versi terbaru 2. 20 pada Aplikasi Siskudes tersebut membutuhkan ketelitian untuk difahami, sehingga pada pengentrian aplikasi Siskudes tidak kesulitan sementara untuk versi lama sudah tidak berlaku lagi. Tercatat progres kesiapan penerimaan penyaluran DD di Nusa Tenggara Barat (NTB) KLU paling tinggi yaitu mencapai 30 persen jika dibandingkan dengan kabupaten lainnya.

“Progres capaian kesiapan penerimaan penyalurannya kita posisi tertinggi, karena memang takaran jumlah desa kita yang sedikit, dari 33 Desa yang ada hampir setengahnya sudah rampung”. Guna mempercepat itu, terhadap desa yang belum selesai pada entry aplikasi Siskudesnya masih ada waktu hingga dua bulan kedepan, urainya

Lebih jauh dijelaskan Atmaja, konsekuensi terhadap tidak selesainya entry Siskudesnya hingga bulan Juni, maka anggaran tersebut tidak bisa ditarik efeknya diapstikan program Desa tidak dapat berjalan. Terhadap hal itu dirinya berharap hingga pertengahan bulan Mei nanti sudah clear dan siap dilakukan penyaluran.

Pada mekanisme penyaluran, Desa nantinya menerima transferan dengan etimasi 40, 40 dan 20 persen, hal itu disebut Atmaja berdasarkan Permenkeu nomor 205/PMK.07/2019 tentang pengelolaan DD, pula guna menunjang percepatan progres program didesa. Terhadap hal itu nantinya desa tidak ada alasan dalam pemanfaatan dana desanya terkanda aturan, dulunya forsi yang diterima desa dari penyaluran tersebut 40 20 dan 40 persen jadi wajar beberapa program desa dulunya tidak bisa terselesaikan, urainya .

“Kalau sekarang desa menerima 40 40 dan 20 persen transfer anggaran jadi tidak ada alasan desa nantinya masih ada program yang belum selsai, karena memang tujuan pemerintah pusat pada awal awalnya desa dapat secara maksimal menjalankan programnya”.

Untuk diketahui jumlah anggaran yang diterima Pemda KLU terhadap 33 Desa yang ada menacapi diangka 161 Milia dengan rincian 71 Miliar untuk DD dan sisanya pada forsi ADD. Transfer anggaran Desa itu kini tidak lagi masuk melalui Kas Daerah, melainkan langsung ke rekening Desa, ungkapnya, (Ndy)