Hadirilah acara Haul ke- 213, “Jaddina Maulana Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari”
10 Juni 2019
Bupati Blitar Silaturahmi ke Pondok Pesantren
10 Juni 2019

Event Arak Bali dari Produk Milik Hatten Wines dengan Brand Arak Dewi Sri

 

Arey Barker, seorang mixologist profesional mengatakan, selama ini memang banyak pemahaman yang bias terkait dengan Arak.

Mediaputrabhayangkara.com – Denpasar – Bali – Arey Barker, seorang mixologist profesional mengatakan, selama ini memang banyak pemahaman yang bias terkait dengan Arak. Terutama, isu-isu terkait dengan Arak metanol. Ia menjelaskan, tingkat layak atau tidak layak dikonsumsi, menurut Arey, terdapat pada proses pembuatan arak.

“Kalau diolah secara tepat dan benar, Arak itu layak dikonsumsi. Dalam fermentasi arak dari bahan apapun, prosesnya adalah memisahkan metanol dan etanol. Kita tahu, metanol seperti yang kita sering dengar. Kita jangan sampai mengkonsumi metanol,” jelas Arey.

Untuk mempromosikan Arak sebagai minuman beralkohol asli Indonesia, pihaknya kerap mengadakan event, sekaligus untuk mengedukasi masyarakat. Seperti yang digelar di Spice by Chris Salans Restaurant di Ubud, Senin (10/6/2019).

Di event itu, Arey Barker meramu koktail yang cukup familier dengan lidah Indonesia yang diberi nama ‘Seen Unseen’. Minuman ini diproduksi dari bahan daun Pandan yang diinfus dengan Arak, clarified pineapple, vitamin C dan liquer nangka-kelapa.

Koktail tersebut dipadankan dengan hidangan khas yang diramu oleh Chef Chris Salans yakni, Tuna Tataki, Sambal bunga Kecombrang, Keripik Tempe serta pork belly panggang dengan saus kunyit dan nanas panggang.

Selain itu, ada juga koktail ‘Wind of Change’. Minuman itu beraroma khas Indonesia. Arey mengolahnya bersama kunyit dan kuning telor dalam kreasi minuman koktailnya. Dengan teknik-teknik mixology yang ia miliki, koktail tersebut benar-benar bercitarasa Indonesia.

Arak Bali yang digunakan dipilih dari produk milik Hatten Wines dengan brand Arak Dewi Sri. Arak ini berbahan dasar beras yang difermentasi menjadi alkohol.

Menambahkan Ida Bagus Rai Budarsa, pemilik Hatten Wines mengatakan, dalam event itu, pihaknya berpartisipasi dalam mengangkat sisi lain dari kepariwisataan di Timur Bali.

“Kami sebagai salah satu industri ikut mensupport kegiatan ini, kita harapkan event ini dapat berkesinambungan,” ujarnya.(TIM)