Senator Fachrul Razi Hadiri Acara Berbuka Puasa Bersama PPWI dengan Anak Yatim
26 Mei 2019
Rayakan Hut ke – 2, Klinik Diagnostik Rapha Kendari Menggelar Baksos Pemeriksaan Kesehatan Gratis Bagi Warga Lansia
26 Mei 2019

Kampung Berseri Astra Bersama Ponpes AnHarul Ulum Gelar Bazar Murah

Ketua KBA Zaenudin, SPd, ketiks memberikan sambutan

Blitar mediaputrabhayangkara.com :
Pondok Pesantren AnHarul Ulum yang berlokasi di desa Rejowinangun kec. Kademangan Kabupaten Blitar bekerjasama dengan Kampung Berseri Astra (KBA) menggelar Bazar atau disebut juga Pasar Murah di desa Binaan Astra yaitu desa Jimbe, Sabtu sore (25/5/2019).
Menggelar Bazar yang sekaligus kegiatan sosial ini dalam rangka mewujudkan pemberian kemudahan untuk mendapatkan sembako murah bagi masyarakat dilingkungan desa binaan KBK, agar bisa di nikmati keluarga binaan, kata koordinator lapangan Joko Pramono ketika melayani warga binaan di desa Jimbe, “kegiatan sosial ini sepenuhnya dibiayai oleh seponsor kami PT Astra Internasional Tbk bersamaan dengan 1000 titik lokasi di seluruh Indonesia,” lanjut Joko, “sedangkan dilokasi ini sendiri ada 500 paket yang terjual dengan laris manis, karena setiap paket dengan nilai Rp. 100.000, warga binaan KBA cukup membeli dengan harga 50% atau Rp. 50.000, jadi warga binaan khususnya di desa jimbe sini merasa ringan dan terbantu.”

Antusiasme warga desa Jimbe menyambut Bazar murah

Sementara itu Ketua Kampung Berseri Astra, Zaenudin SPd dalam kesempatan tersebut menyampaikan “Kampung Berseri Astra merupakan program kontribusi sosial berkelanjutan sementara Astra yang diimplementasikan kepada masyarakat dengan konsep pembangunan yang mengintegrasikan 4 nilai progran yaitu, Pendidikan, Kewirausahaan, Lingkungan dan Kesehatan, sementara Pondok Pesantren AnHarul Ulum ini kemarin pada tahun 2018 kita mengajukan salah satu CSR Astra KBA dalam bidang Kewirausahaan sedangkan yang kita ajukan kemarin adalah olahan susu, dalam arti bahan bakunya dari susu, yang kemudian diolah menjadi yakurt, bakpao susu, masker kulit, donat dan seterusnya.”
Selanjutnya zaenudin berharap “Dengan adanya kemitraan yang sudah terjalin dengan para warga didesa binaan bisa berkelanjutan sehingga 3 atau 4 tahun kedepan sudah terlihat ada asas kebermanfaatan pada wilayah sekitar terutama pada kalangan menengah ke bawah, sedangkan di Ponpes sendiri salah satu lembaga pendidikan secara otomatis yang dapat kita petik adalah :
Pertama yaitu ada kemitraan degan dunia usaha, sedangkan yang kedua, bantuan dari Astra itu betul-betul ada asas kemanfaatan paska disekolah, terutama dari SMK bisa usaha mandiri dan yang dari lulusan pondok pesantren juga bisa berwirausaha.” (Hend)