Peletakan Batu Pertama Rumah Dinas Kasek SMPN 1 Ulu Moro’o Berjalan Dengan Baik
17 Oktober 2020
Dari Catatan Kunjungan Kangen Kabid Humas Polda NTB Bersama Wartawan, Polres Lotara Rencanakan Literasi Digital Goes To School
17 Oktober 2020

Masjid An-Nur Dukupuntang Kabupaten Cirebon Dibangun DKM Hasil Dari Usaha Mandiri

Reading Time: 2 minutes

Cirebon | Mediaputrabayangkara.com – Masjid merupakan aktifitas dakwah bagi seluruh umat Islam, masjid dan dakwah sangat berkaitan karena masjid merupakan fungsi dakwah yang sangat penting. Karena pada dasarnya dakwah itu merupakan aktifitas untuk mengajak seseorang menjadi pribadi yang lebih baik.

ketua DKM Masjid An-Nur Ust, ALli Abjal menuturkan pada awak media bahwa massa Jabatan dirinya menjadi ketua Dewan kehormatan Masjid (DKM) “An-Nur Dukupuntang, dari tahun 2018 – 2021, yang mana Masjid tersebut dibangun di atas tanah Wakaf dari Hj.Hasanah beliau warga Asli sini, dengan luas tanah 250 batta atau setengah bahu, adapun dari pembangunan Masjid itu sendiri Pengurus Dewan kehormatan Masjid (DKM) mencoba untuk mengumpulkan Dana dari hasil Penyewaan tempat atau Ruko yang kami bangun untuk disewakan pada masyarakat untuk usaha.

“Ada yang perbulan dan juga pertahun adapun hasilnya dipergunakan untuk kemakmuran masjid.”Tuturnya pada Sabtu (17/10).

Ustd. Ali Abjal menambahkan awal mula bangkitnya DKM An-Nur Dukupuntang Kabupaten Cirebon ini awalnya ada Hamba Allah yang berasal dari kota Indramayu yang memberikan mesin air isi ulang untuk di kelola oleh DKM masjid kami, agar tidak minta sedekah di jalan dan minta bantuan yang lainya, seperti bikin proposal di ajukan kemana – mana, maka dari itu kami menerima bantuan tersebut untuk di kelola dan Alhamdulilah kita berhasil tanpa kita minta di jalanan dan membikin proposal kita bisa membangun dari hasil sewa tanah dan hasil dari mesin isi ulang dan dari hasil isi ulang setiap bulannya 2,5 juta dan sewa tanah pertahun 3 jt dan kios kita sewakan pertahunnya 5 jt per kios.” Ucapnya.

Dari hasil sewa tanah kita kelola dulu untuk pembuatan kios – kios dan alhamdulilah kios tersebut sudah di sewakan ke masyarakat buat usaha jual beli telor ayam dan jualan gas elpiji dan alhamdulillah awal pendirian pada tahun 2010 sampai sekarang, dan dari hasil isi ulang air tersebut bisa digunakan untuk kegiatan sosial yaitu khitanan massal yang siap setiap tahunnya kurang lebih dari 50 anak dan juga biaya peringatan – peringatan hari besar Islam bisa terkaper dari hasil usaha yang ada alhamdulilah berjalan lancar sampai sekarang bisa mensejahterakan “DKM.” Dewan kehormatan Masjid.”Tutur Ustad Ali.

Ustd. Ali berharap ini hanya sebatas motivasi buat rekan DKM masjid yang lainya, agar kita manfaatkan peluang yang ada di lingkungan Masjid dan masyarakat, dengan prasarana yang ada seperti kami. kami bukan menggurui atau mengajari ini sebatas memberikan inisiatif, motivasi belajar dan inovasi buat pengurus masjid, meminta atau mengharapkan sedekah dari orang yang lewat dijalanan mangga saja tidak ada yang larang adapun cara kami menginovasi dalam memakmurkan Masjid bisa menjadi penyemangat DKM di Masjid” lain.

“Dalam pelaksanaan pembangun suatu tempat ibadah tidak terlalu banyak mengharapkan para dermawan apalagi sampai kita turun kejalan” mencari sedekah, tapi kita modifikasikan dengan cara membuka bidang usaha seperti kami, semoga DKM Masjid diseluruh Indonesia bisa memberikan kenyamanan, kerukunan sesama umat beragama aminn ya robalallamin. ” Pungkas ustd. Ali Abjal.” (Yudi Hidayat -Mpb)