Kabag Ops Polres Kolaka Pimpin Apel Pengamanan Unjuk Rasa Di Kabupaten Kolaka Timur
22 Juli 2019
Meluncurkan Wahana Baru Bernama Watersport Kepada Wisatawan
22 Juli 2019

Mobil Amblas Akibatkan Antrian Panjang Di Jalan Poros Angata Kendari

 

 

Mediaputrabhayangkara.com,- Konawe (Sultra),- Akibat mobil amblas akibatkan antrian tepatnya di desa Sanggula Kecamatan Angata kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara. Sabtu (20/07)

 

Antrian panjang kendaraan roda empat dan kendaraan bermotor yang di akibatkan karena jalan poros Kecamatan Angata dan Kecamatan Muwila tersebut yang arah menuju kota Kendari rusak parah.

 

Armin, salah satu tokoh masyarakat mengatakan, “Bahwa dengan terjadinya antrian panjang kendaraan seperti ini kerena akibat tertutupnya jalan nasional  poros Pohara Kecamatan Sampara arah menuju Kendari – Kolaka, sehingga ditutup untuk sementara, jadi pemerintah alihkan semua kenderaan dari Kabupaten Kolaka menuju Kota Kendari dan begitu juga dari arah Kota Kendari menuju Kabupaten Kolaka, juga harus di alihkan”, ucap Armin yang mantan Kepala Desa Wawosanggula Kecamatan Angata.

 

“Semestinya Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Sulawesi Tenggara  atau  Pemerintah Provinsi sigap dalam hal ini untuk antisipasi hal kemacetan seperti ini, sebab jalan poros ini sangat jarang sekali dilalui kendaraan yang kapasitas muatannya puluhan ton seperti kenderaan sepuluh roda apalagi sekarang di musim penghujan sehingga yang banyak tertanam di tengah jalan rata rata kendaraan sepuluh roda dan muatannya melebihi puluhan ton sementara kendaraan roda empat masih bisa melewati jalan tersebut”, ucap Armin.

 

Ia juga mengharapkan agar pemerintah provinsi jangan tinggal diam mestinya untuk menghindari kerusakan jalan yang lebih parah supaya pemerintah harus bergerak cepat mengirimkan alat berat seperti Exapator Doser untuk segera ditimbung yang sudah rusak sehingga kerusakannya tidak semakin meluas.

 

“Semalam saya bersama keluarga tidak bisa tidur di sebabkan adanya mobil amblas yang mengakibatkan antrian panjang sampai berjam – jam, akibat dari kemacetan ini sehingga banyak penumpang yang datang ke rumah ketuk pintu untuk minta tolong buang air kecil di rumah saya sehinga semalam saya tidak bisa tidur”, tutup Armin. (Hasan.B)