Tanamkan Cinta Tanah Air Sejak Usia Dini, Binmas Noken Polri Gelar Polisi Pi Ajar Bagi Puluhan Siswa SD Negeri Wandegobak Puncak Jaya
24 Februari 2020
Tim Urkes Polres Bangli Cek Kesehatan Personel Polsek Susut
25 Februari 2020

Pemkab Bangkalan Meningkatkan Produktifitas Desa Melalui PID

Reading Time: 2 minutes

Bangkalan, MPB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan selalu mengedepankan Program Inovasi Desa (PID) demi mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat tingkat kecamatan dan desa. Hal tersebut terbukti dengan digelarnya musyarawarah disalah saru rumah warga di Desa Tlokoh Kecamatan Kokop Kabupaten Bangkalan Jatim beberapa waktu lalu.

Ketua Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) Kecamatan Kokop, H. Sakrie, S.Pdi mengatakan, tujuan TPID adalah alasan utama lahirnya Program Inovasi Desa (PID) yakni pemerintah pusat ingin mendorong pemanfaatan Dana Desa lebih berkualitas lagi sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa dalam mengembangkan potensi yang ada di Desa setempat.

“Dan pelaksanaan tahun ini lebih difokuskan kepada masalah isu stunting terutama di Kecamatan Kokop,” jelasnya ketika ditemui awak media MPB, Senin (24/02/2020).

Diungkapkannya, tugas dan tanggung jawab TPID yakni Menerima, menyalurkan dan mempertanggungjawabkan hasil penggunaan Dana Bantuan Pemerintah PID sesuai peruntukkan, menyosialisasikan PID kepada masyarakat, mendorong partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan PID, memfasilitasi MAD dan forum-forum pertemuan masyarakat lainnya serta mendorong dan memfasilitasi pelaksanaan replikasi atas komitmen dari Bursa Inovasi Desa (BID) Tahun 2018 oleh desa-desa di wilayahnya, melalui: identifikasi komitmen replikasi yang masuk dalam RKPDesa dan APBDesa 2019 di setiap desa, identifikasi desa-desa dan kegiatan yang membutuhkan layanan P2KTD melalui Kartu Layanan P2KTD, membuat prioritas kegiatan yang akan dilayani oleh P2KTD melalui MAD, membuat RAB kegiatan-kegiatan yang akan dilayani P2KTD dan mengajukannya kepada Pokja P2KTD-TIK;
Memantau pelaksanaan kegiatan-kegiatan peningkatan kapasitas teknis oleh P2KTD.

Selanjutnya yakni, mengelola dan menyelenggarakan Bursa Pertukaran Inovasi tahun 2019 serta mengadovokasi komitmen replikasi oleh desadesa peserta Bursa tahun 2019, Mengawal replikasi atas komitmen dari Bursa tahun 2019 oleh desa-desa di wilayah kerjanya, agar masuk dalam RKPDesa dan APBDesa tahun 2020, Memfasilitasi dan memastikan terlaksananya proses pengelolaan pengetahuan dan inovasi desa dengan baik, terutama pendokumentasian kegiatan-kegiatan inovatif di wilayah kerjanya, melalui:

Identifikasi kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa yang inovatif dari Kartu IDE yang terjaring dalam Bursa tahun 2019, Verifikasi dan melengkapi data-data pendukung kegiatan inovatif yang dibutuhkan untuk dokumen pembelajaran;
Melakukan capturing dengan mengisi template dokumen pembelajaran yang telah disediakan, Mengajukan hasil-hasil capturing kepada TIK untuk divalidasi dan dipilih sebagai menu inovasi lokal atau menu inovasi nasional.

Serta mengikuti pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan program, mengelola kegiatan PSDM, membuat laporan kegiatan dan laporan keuangan TPID.” tuturnya. (kabir MPB).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *