Hearing AMATI Serahkan Keputusan Tegas Ke DPRD KLU Terkait Sengkarut Penyelesaian Pelanggaran Izin Marina Bay
12 September 2019
Operasi Patuh Kalimaya 2019, Angka Kecelakaan Lalulintas Menurun Dibanding Tahun 2018
12 September 2019

Informasi Tentang Begal di Jl. TMD Tidak Benar

 

 

Mediaputrabhayangkara.com,- Kolaka (Sultra),- Menanggapi informasi di media sosial Facebook yang tengah di perbincangkan warganet khususnya di Kabupaten Kolaka tentang terjadinya pembegalan di Jl. TMD, Kelurahan Laloeha, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka, sehingga Humas Polres Kolaka memberikan tanggapan guna menghindari kesimpangsiuran informasi di dunia maya.

 

Postingan yang beredar tersebut diunggah pada hari Selasa (10/09), sekitar pukul 20.00 wita, di group Facebook Kolaka Jual Beli (KJB) oleh akun An. Taufan Malinta.

 

P.S. Paur Subbag Humas Polres Kolaka Bripka Riswandi menjelaskan bahwa, “Informasi tersebut tidak benar, dan kami telah memanggil pemilik akun facebook An. Taufan Malinta yang bernama lengkap Aksan Taufan, terkait postingannya di group Facebook KJB”, ucap Bripka Riswandi.

 

Adapun informasi yang diposting oleh Akun Taufan Malinta bertuliskan “Hati sekarang berkendara BEGAL sekarang ada di Kolaka….tempat nya di lorong TMD…tolong !!! Berhati2 !!!”

 

Dengan adanya informasi yang di posting tersebut mengundang banyak pertanyaan dan keresahan warganet sehingga pemilik akun Ahmad Taufan langsung dimintai keterangan pada hari Rabu (11/09), sekitar pukul 11.30 wita, di ruang riksa Satuan Reserse Kriminal Polres Kolaka.

 

Dari hasil pemeriksaan, Ahmad Taufan mengakui perbuatannya telah membagikan informasi yang belum jelas kebenarannya, hal tersebut dilakukan karena tindakan spontan setelah menerima informasi dari rekannya bernama Asdar yang baru saja mengalami penganiayaan dengan cara dilempar oleh 3 orang yang tidak dikenal sewaktu melintas di Jl. TMD, Kelurahan Laloeha, Kecamatan Kolaka, dimana saat itu batu yang dilempar mengenai batok motor kemudian memantul kebibir Asdar akibatnya Asdar mengalami luka pada bagian bibir sehingga mengeluarkan darah.

 

Tim Elang Satuan Reserse Kriminal Polres Kolaka yang menerima informasi adanya begal di Jl. TMD langsung mendatangi TKP untuk melakukan penyelidikan serta mengumpulkan informasi, namun dari keterangan warga setempat mengatakan bahwa tidak ada terjadi pembegalan.

 

Terhadap Ahmad Taufan yang secara kooperatif memenuhi undangan klarifikasi di Polres Kolaka telah diberikan teguran dan berjanji tidak akan lagi melakukan tindakan serupa yang dapat memicu keresahan di media sosial, Ahmad Taufan juga menyesali perbuatannya yang dituangkan dalam Surat Pernyataan di hadapan Penyidik.

“Jadi sekali lagi kami menyampaikan terkait Postingan tersebut tidaklah benar” ujar Bripka Riswandi.

 

Untuk itu Bripka Riswandi juga menambahkan himbauan kepada seluruh warga masyarakat Kolaka agar lebih selektif dalam menerima informasi, serta tidak mudah membagikan informasi yang belum jelas kebenarannya, agar terhindar dari jeratan UU ITE, apabila mendapatkan informasi yang belum jelas, agar menanyakan atau melaporkan ke pihak Kepolisian dalam hal ini Polres Kolaka atau Polsek Jajaran. (Hasan.B)