Sebanyak 13 Personel Polres Puncak Jaya Jalani Sidang Disiplin
16 September 2020
Jelang Pilkada, Kapolda Malut Melaksanakan Kunjungan Kerja di Polres Pulau Morotai
16 September 2020

Krisis Listrik, Pemuda Desa Bobong Minta PLN Maluku – Malut Datangkan Mesin Baru Ke Taliabu

Reading Time: 2 minutes
Hermawan Rahman Mawangai, Pemuda Desa Bobong

Taliabu,MPB.Com – Rabu, 16/09/2020- Diperkirakan terhitung sudah hampir 2 bulan pemadaman bergilir yang dilakukan oleh ULP PLN Bobong Dibeberapa wilayah Pulau Taliabu, Maluku Utara, terus berlanjut. Pemadaman bergilir disebabkan oleh kerusakan mesin serta defisitnya tenaga listrik. Hal itu sudah seharusnya menjadi perhatian penuh oleh pihak PT PLN Wilayah Maluku – Maluku Utara karena membuat konsumen resah.

Bagaimana tidak, pemadaman yang terjadi selain memperlambat/menghambat pekerjaan konsumen, pemadaman bergilir juga membuat konsumen yang bekerja mengandalkan tenaga listrik mengalami penurunan pendapatan.

Dilansir dari salah satu group WhatsApp, pernyataan kepala ULP PLN Bobong, Ilfan Taher mengucapkan permohonan maaf akibat terjadinya pemadaman akibat gangguan mesin.

” Mohon Maaf 1 unit mesin kami ada gangguan terpaksa terjadi pemadaman sampai pagi, ” Tulis Ilfan Taher, Kepala PLN ULP Bobong pada Group WhatsApp Seputar Informasi Taliabu.

Atas hal itu salah seorang pemuda Desa Bobong, Hermawan Rahman Mangawai mendesak kepada PT PLN Wilayah Maluku – Maluku Utara agar segera mendatangkan mesin baru dan teknisi mesin untuk memperbaiki kerusakan mesin yang terjadi di ULP PLN Bobong.

” PLN Wilayah Maluku – Maluku Utara harus secepatnya datangkan mesin baru dan teknisi mesin, kami konsumen merasa sangat dirugikan dengan pemadaman bergilir yang terjadi terus menerus,” ungkapnya, Rabu, 16/9/2020.

Hermawan melanjutkan, mewakili masyarakat selaku konsumen menunggu komitmen PT PLN Wilayah Maluku – Maluku Utara agar secepatnya bisa menjawab kebutuhan masyarakat guna terpenuhinya kepuasan konsumen terhadap pelayanan PT PLN Persero.

” Semoga secepatnya bisa di atasi oleh PLN Maluku – Maluku Utara, sebab kepuasan konsumen itu harus di kedepankan, ” tegasnya.(Deni)