Peduli Covid -19 Polres Batang Menggelar Acara Bakti Sosial Ke Masjid Dan Gereja 
18 Mei 2020
Berkilah Cari Barang Hilang, YS (38) Diamankan Petugas Ternyata Sedang Mencari Sabu
18 Mei 2020

Walikota Bitung M J Lomban Launching UMKM Go Digital, Bangga Buatan Bitung

Reading Time: 2 minutes

Bitung, MPB – Sesuai intruksi Presiden untuk “Berdamai” dengan Corona”, diperlukan inovasi untuk meningkatkan Daya Saing Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Melalui Program Bangga Buatan Bitung (BBB) merupakan kampanye dan upaya Pemerintah untuk meningkatkan daya saing UMKM di tengah pandemi Covid-19 ini, Walikota Bitung M J Lomban Melauching UMKM GO Digital senin (18/05/2020).

Kegiatan soft launching UMKM Go Digital dilakukan oleh Walikota Bitung Maxmiliaan Jonas Lomban didampingi Sekda Kota Bitung Audy Pangemanan yang juga dihadiri oleh Ketua Deskranasda Kota Bitung Ny. Khouni Lomban-Rawung dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait seperti Kepala Dinas Koperasi dan UKM Anneke Tumbelaka, Kadis Perdagangan Benny Lontoh, Kadis Pariwisata Pingkan Kapoh, para assisten Setda dan delapan Camat di aula BPU kantor Walikota Bitung.

Walikota Bitung Maxmiliaan Jonas Lomban dalam sambutannya mengatakan, launching UMKM Go Digital ini dilakukan berdasarkan launching Bangga Buatan Indonesia yang dilakukan oleh Presiden RI Joko Widodo pada tanggal 14 Mei 2020 yang lalu.

“Berdasarkan itu maka saya melihat bagaimana kondisi UMKM kita di Bitung terkait launching Bapak Presiden itu, setelah diskusi dengan Ketua Dekranasda kota Bitung untuk kita melakukan hal yang sama di Kota Bitung dengan tagline Bangga Buatan Bitung,” sebut Walikota.

“Walaupun Bangga Buatan Bitung ini kedepan juga bukan hanya milik usaha kecil namun Menengah pun bisa masuk di dalamnya. Untuk berkolabaorasi mencapai tujuan yaitu selama ini yang dilakukan dengan cara offline secara tradisional kita menjual sendiri kemudian pembeli langsung dengan penjualnya, tapi sekarang bagaimana dari offline kita beralih ke online,” jelas Walikota.

Pemkot Bitung lanjut Walikota nantinya akan mempromosikan produk-produk UMKM ini melalui Digital namun tentu saja, kualitas dan packaging akan diawasi oleh dinas terkait.

“Karena ini musti di manage, di dalam manajemen ini akan terlibat Dinas Koperasi, Dinas Perdagangan, Dinas Pariwisata, Tim Penggerak PKK dan Dekranasda,” tutup Lomban. (jHe23/Btg)